Mereka mengesahkan berbagai regulasi untuk mendorong inklusi dan visibilitas Ainu di tengah masyarakat Jepang.
Berbagai proyek bertujuan melestarikan dan merevitalisasi bahasa Ainu juga tengah berlangsung, satu di antaranya menggunakan AI.
Ainu menatap harapannya untuk terus bertahan bersama generasi mendatang.
Maya Sekine lahir dan besar di Nibutani, Hokkaido—tempat sekitar 80% penduduknya dilaporkan memiliki garis keturunan Ainu.
Namun pengetahuan tentang bahasa Ainu di wilayah tersebut masih langka.
"Saya rasa keluarga saya unik," kata Maya.
"Dari pihak ibu, saya adalah Ainu dan keluarganya terkenal dengan kerajinan tangan mereka. Ayah saya [orang Jepang] juga seorang guru bahasa Ainu," ujar Maya, yang kini berusia 20-an tahun dan aktif sebagai pembuat video di YouTube.
"Saya tahu saya istimewa dan beruntung," tambahnya.
Meskipun banyak ciri khas Ainu telah hilang seiring waktu, pengetahuan asli masyarakat ini tetap bertahan, termasuk lebih dari 80 cara berbeda untuk mendeskripsikan beruang, menurut ayah Maya, Kenji Sekine.
Bahasa Ainu mencerminkan hubungan masyarakat dengan alam dan penghormatan mereka terhadap makhluk hidup lainnya.