Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Fakta & Data

Lebih dari Seabad Terpinggirkan, Bahasa Ainu di Jepang Dihidupkan Lagi Lewat AI

Kompas.com - 29/08/2025, 09:32 WIB

Menurut David, cara itu sangat sensitif bagi para keturunan Ainu karena, selama bertahun-tahun, budaya Ainu telah dikomersialkan dan diapropriasi untuk keuntungan di Jepang—melalui pariwisata, media, dan perdagangan.

Ancaman eksploitasi lebih lanjut merupakan ancaman nyata bagi orang Ainu, yang tanahnya dikuasai otoritas Jepang.

Dilarang menangkap ikan dan berburu selama berabad-abad, banyak orang Ainu terpaksa mencari nafkah melalui pertanian dan pekerjaan kasar.

Tidak ada statistik resmi mengenai jumlah orang Ainu yang masih tinggal di Jepang saat ini. Sebuah survei 2023 yang dikerjakan Pemerintah Prefektur Hokkaido menemukan bahwa 29% orang Ainu telah mengalami diskriminasi, meningkat 6% dari jajak pendapat sebelumnya pada 2017.

Laporan media massa lokal juga menunjukkan, orang Ainu memiliki penghasilan lebih rendah daripada rata-rata nasional dan juga lebih mungkin mengalami pekerjaan yang tidak stabil.

David Adelani berkata, lebih etis untuk melatih anggota komunitas tentang cara menggunakan perangkat AI untuk merevitalisasi bahasa mereka, daripada para periset turun tangan dan mengumpulkan data.

"Kami mempelajari bahasa dengan sumber daya yang sangat rendah dengan penutur asli di Kamerun karena mereka ingin mempelajarinya. Itulah mengapa penting untuk melatih anggota komunitas. Jika Anda mengajari mereka, mereka dapat memprioritaskannya," ujarnya.

Meskipun beberapa keturunan Ainu menyambut baik minat pemerintah dalam pelestarian budaya asli, para kritikus menilai Jepang belum mengatasi ketidakadilan historis dan memberikan hak-hak fundamental.

Beberapa pihak berpendapat bahwa Museum Nasional Ainu Upopoy merupakan kelanjutan lain dari kebijakan asimilasi Jepang.

Museum ini menyimpan tulang-belulang manusia Ainu yang ingin diambil kembali oleh masyarakat Ainu.

Editor : YUHARRANI AISYAH

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
 
Pilihan Untukmu
Close Ads

Copyright 2008 - 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.