Ohayo Jepang
Powered by

Share this page

Fakta & Data

Tim Indonesia Jepang Temukan Kerangka Tentara Jepang di Papua, Keluarga Turut Hadir

Kompas.com - 29/08/2025, 10:11 WIB

OHAYOJEPANG - Tim gabungan Jepang dan Indonesia melakukan survei bersama untuk pertama kalinya guna menemukan sisa kerangka tentara Jepang yang gugur di Pulau Wakde, Papua, pada masa Perang Dunia II.

Dalam penggalian ini, tim berhasil menemukan dua kerangka manusia yang diyakini sebagai tentara Jepang.

Pemerintah Jepang menyatakan, sisa jenazah tersebut akan diidentifikasi melalui uji DNA sebelum dipulangkan ke tanah air.

Diperkirakan sekitar 600 tentara Jepang gugur di Pulau Wakde pada Mei 1944, saat pasukan Amerika Serikat merebut pulau tersebut yang kala itu menjadi pangkalan udara militer Kekaisaran Jepang.

Melansir Kyodo News (28/8/2025), hanya segelintir tentara Jepang yang selamat dari pertempuran di sana.

Sebelumnya, Jepang pernah melakukan penggalian pada 2004 dan menemukan 16 set jenazah.

Baca juga:

Detail Penggalian

Penggalian kali ini berlangsung pada akhir Juli hingga awal Agustus.

Kegiatan ini melibatkan arkeolog, keluarga korban perang, dan warga setempat.

Mereka bekerja di bawah terik matahari, menyaring tanah di sekitar lokasi yang diduga sebagai parit pertahanan Jepang, dekat titik pendaratan pasukan Amerika.

Anggota tim mengenakan masker wajah agar keringat tidak menetes ke benda yang digali untuk melindungi temuan.

Menurut arkeolog dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Marlin Tolla, tim awalnya mengira hanya ada satu jenazah di lahan yang digali pada 31 Juli, tetapi ternyata ada dua.

“Posisi kedua jenazah bertumpuk. Kepala individu kedua berada di atas kaki individu pertama,” ujar Marlin usai penggalian.

Selain kerangka, tim juga menemukan pecahan granat, bayonet, lebih dari selusin peluru, serta serpihan logam berbentuk J yang diduga berasal dari sepatu militer Jepang.

Salah satu kerangka menunjukkan luka parah pada bagian tengkorak, kemungkinan akibat pertempuran.

Lokasi itu pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang tanpa sengaja menggali tanah di belakang rumahnya.

Keluarga Korban Ikut Mencari

Penggalian ini juga diikuti Ryoko Hidehira (84), seorang warga dari Prefektur Okayama, Jepang.

Ia belum menemukan jasad ayahnya yang gugur di Papua Barat pada masa perang.

Sejak 1996, Hidehira aktif mengikuti upaya pemerintah Jepang mencari sisa-sisa tentara di luar negeri.

Dengan kuas kecil di tangannya, ia menyapu tanah dari tulang yang ditemukan sambil berbisik, “Maaf sudah terlalu lama. Mari kita pulang bersama.”

Usai penggalian, ia menaburkan butiran beras di lokasi dan mengheningkan cipta bagi para korban perang.

Tantangan dan Harapan

Arkeolog memperkirakan kedua kerangka yang ditemukan adalah laki-laki berusia 20-30 tahun.

Menurut Kementerian Kesehatan, Kesejahteraan, dan Tenaga Kerja Jepang, semakin sulit melibatkan keluarga korban perang yang sudah lanjut usia dalam pencarian di luar negeri.

Diperlukan lebih banyak ahli untuk melanjutkan upaya penggalian.

Pemerintah Jepang mencatat sekitar 53.000 tentara Jepang tewas di wilayah Papua, sementara 20.000 di antaranya masih belum ditemukan.

© Kyodo News

@ohayo_jepang 📶 Kehabisan kuota pas lagi liburan di Jepang?! Bagi orang asing, akses internet itu segalanya! Mulai dari cari arah, translate bahasa Jepang, sampai hubungi orang rumah. Tenang… Jepang punya banyak spot Wi-Fi gratis yang bisa kamu pakai🤩 📌EITSS.. Simpan dulu info ini biar tau Free Wi-Fi spot di Jepang sebelum berangkat ke sana✈️ 1.⁠ ⁠Tokyo Free Wi-Fi Bisa diakses di area ramai seperti di taman, museum, pelabuhan, bandara, sampai jalanan 📍Di Shinjuku, Asakusa, Shibuya, Harajuku, Roppongi, Odaiba, Tama, Ginza, Ueno, Akihabara, dan pulau-pulau yang masuk wilayah Tokyo. Cukup registrasi lewat email atau akun media sosial. 2.⁠ ⁠JR-East Free Wi-Fi 📍Tersedia di stasiun JR East dan Tokyo Monorail di Jepang, Pusat Layanan Perjalanan JR East, Narita Express, dan Shinkansen JR East tertentu. Gratis 3 jam per sesi—kalau habis, bisa daftar ulang. 3.⁠ ⁠Free Wi-Fi Passport Khusus untuk turis asing. Ada lebih dari 400.000 spot 📍di berbagai area di penjuru Jepang seperti restoran, kafe, stasiun kereta, dan lokasi lain. Tiap akses butuh password yang bisa didapat lewat email atau nomor HP (hati-hati pulsa kalau roaming ya!). 4.⁠ ⁠Tokyo Metro Free Wi-Fi 📍Tersedia di 61 stasiun Tokyo Metro seperti Akihabara, Asakusa, Ginza, Ikebukuro, dan Tokyo. Cocok banget kalau kamu sering naik subway selama di sana. 5.⁠ ⁠Japan Wi-Fi Auto Connect (Aplikasi) Japan Wi-fi Auto Connect merupakan aplikasi yang menghubungkan kamu ke wifi gratis di seluruh Jepang. Layanan ini gratis. Kamu bisa memanfaatkan aplikasi tersebut untuk terkoneksi dengan provider wifi gratis apa saja 📍Di seluruh Jepang. Cukup registrasi sekali, selanjutnya tinggal auto-connect tanpa ribet. Tips: Daftar aplikasi atau akses Wi-Fi ini sebelum keluar hotel, saat masih ada jaringan internet. Beberapa layanan juga butuh koneksi awal untuk aktivasi. Kreator Konten: Salma Aichi Produser: Luthfi Kurniawan Penulis: YUHARRANI AISYAH #OhayoJepang #Tinggaldijepang #KerjadiJepang #HidupdiJepang #LiburandiJepang ♬ suara asli - Ohayo Jepang
Halaman:
Editor : YUHARRANI AISYAH

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
 
Pilihan Untukmu
Close Ads

Copyright 2008 - 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.