Tipisnya oksigen di ketinggian hampir membuatnya menyerah.
Namun, ia berhasil mencapai puncak dengan dukungan keluarga, termasuk cucu yang berprofesi sebagai perawat.
Awal tahun ini, Akuzawa sempat terjatuh saat mendaki gunung dekat rumahnya.
Tidak lama setelah itu, ia terserang herpes zoster dan kemudian dirawat di rumah sakit karena gagal jantung.
Kondisi tersebut membuat keluarganya khawatir ketika ia menyatakan ingin kembali mendaki Gunung Fuji.
Putrinya Yukiko yang berusia 75 tahun mengatakan ayahnya tetap bertekad meski risiko kesehatan cukup tinggi.
Ia juga menceritakan bahwa pemulihan sang ayah berlangsung sangat cepat.
Dokter yang merawatnya bahkan tidak percaya dengan kecepatan pemulihan itu.
Hal ini semakin memperkuat tekad Akuzawa untuk kembali melakukan pendakian besar.
Selain mendaki, Akuzawa yang merupakan mantan peternak ternak tetap aktif berkegiatan sosial.