Kisaran ini bisa lebih rendah di kota kecil sekitar 111.000 yen (Rp 12 juta-an) atau lebih tinggi hingga 180.000 yen (Rp 19,8 juta-an) di kota besar seperti Tokyo.
Beberapa perusahaan ada yang menanggung tempat tinggal atau biaya transportasi, sehingga beban bulanan jadi lebih ringan.
Di Tokyo, gaji rata-rata magang sekitar 130.000 yen (Rp 14 juta-an) per bulan.
Sementara itu, biaya hidup bisa mencapai 150.000 yen (Rp 16,5 juta-an), sehingga uang yang diterima sering kali hanya cukup untuk kebutuhan dasar.
Untuk peserta ginou jishuu (Technical Intern Trainees), gaji rata-rata sekitar 180.000 yen per bulan.
Jumlah ini memang lebih tinggi, tapi tetap terasa pas-pasan jika ditempatkan di kota dengan biaya hidup mahal.
Peluang menabung baru terbuka kalau perusahaan menyediakan fasilitas tambahan, seperti tempat tinggal atau subsidi transportasi.
Ada dua gambaran umum soal kondisi keuangan peserta magang di Jepang.
Biaya sewa: 75.000 yen
Kebutuhan pokok: 65.000 yen